Karakter terbentuk melalui kebiasaan (ethos). Manusia menjadi berani dengan berulang kali melakukan tindakan berani. Kebajikan (arete) adalah titik tengah antara dua ekstrem. Tujuan akhir: eudaimonia — kebahagiaan dan kesempurnaan manusia.
KontribusiPertama mengidentifikasi bahwa habit membentuk karakter. Relevan dan benar secara mekanisme.